Antara Aku, Kopi dan Chapuung yang Hinggap di Hati
“…Setelah ini hanya akan ada secangkir kopi hitam yang menemani… hanya kopi…” Waktu itu malam adalah waktu yang paling gw nanti selain jadwal makan, sebab setiap malam gw berubah jadi super hero penyembuh yang di butuhin oleh banyak orang. Gue jadi team support penyembuh, tameng di tangan kiri, setangkai mawar di tangan kanan untuk memberi kekuatan, kecepatan dan penawar racun bagi temen-temen gw. Walau hanya di dunia game, gw nikmati banget setiap detik yang terjadi. Tapi, bukan game itu yang utama, itu hanya sebuah selingan ringan disela-sela sudut chat facebook. Sebab di ujung sana gw nanti seorang yang muncul setiap pukul tengah malam. Dia adalah chapuung. “Kenapa chapuung terbang malam hari?” tanya gw melalui message facebook. “karena kunang-kunang sudah biasa” Bukan arti chapung yang sebebnarnya, ia adalah gadis yang kukenal beberapa tahun silam dalam pertuan yang nggak biasa. Waktu itu diacara besar gw lihat dia menyebutkan namanya dengan lel...